Pahlawan Nasional dari Flores

Dalam sejarah Indonesia, Flores telah menghasilkan banyak pahlawan nasional yang terkenal dan berjasa. Mereka telah menyumbangkan pengorbanan terbesar mereka untuk membela negara dan melindungi rakyatnya. Flores adalah salah satu daerah di Indonesia yang kaya dalam sejarah pahlawan nasional. Di bawah ini adalah beberapa pahlawan nasional yang berasal dari Flores yang banyak dikenal dan dipuja oleh masyarakat Indonesia.

Tetuko Sri Kumoro

Tetuko Sri Kumoro adalah salah satu pahlawan nasional dari Flores. Dia lahir di Desa Oesapa, Kecamatan Lakas, Kabupaten Sikka, NTT pada tahun 1884. Pada tahun 1908, dia bergabung dengan organisasi militer Pemuda Indonesia dan ikut berperang melawan Belanda. Dia juga berperang dalam Perang Pasir di Larantuka, Sikka, dan Maumere. Dia diakui sebagai pahlawan nasional pada tahun 1966.

Marianus Sae

Marianus Sae adalah pahlawan nasional asal Flores yang berasal dari desa Wewaria, Kabupaten Lembata, NTT. Pada tahun 1945, Marianus Sae ikut serta dalam perang dengan Belanda dan berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan Indonesia. Dia juga mengaktifkan organisasi militer Pemuda Indonesia di Lembata. Pada tahun 1963, dia diakui sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Johanes Pakepouw

Johanes Pakepouw lahir di Desa Oemaka, Kecamatan Lelak, Kabupaten Flores Timur, NTT pada tahun 1914. Dia menjadi pemimpin militer lokal dan melawan Belanda pada tahun 1945. Dia juga ikut serta dalam Perang Pasir di Larantuka, Sikka, dan Maumere. Pada tahun 1962, Johanes Pakepouw diakui sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Anastasia Gebing

Anastasia Gebing lahir di Desa Nangaroro, Kecamatan Lelak, Kabupaten Flores Timur, NTT pada tahun 1870. Pada tahun 1945, dia mengaktifkan organisasi militer Pemuda Indonesia di Lembata dan berjuang melawan Belanda. Dia juga ikut serta dalam Perang Pasir di Larantuka, Sikka, dan Maumere. Pada tahun 1963, Anastasia Gebing diakui sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Dominikus Alomong

Dominikus Alomong adalah salah satu pahlawan nasional dari Flores. Dia lahir di Desa Oebelo, Kecamatan Lelak, Kabupaten Flores Timur, NTT pada tahun 1914. Pada tahun 1945, dia mengaktifkan organisasi militer Pemuda Indonesia di Lembata dan berjuang melawan Belanda. Dia juga ikut serta dalam Perang Pasir di Larantuka, Sikka, dan Maumere. Pada tahun 1963, Dominikus Alomong diakui sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Augustinus Moeliat

Augustinus Moeliat lahir di Desa Oenagose, Kecamatan Lelak, Kabupaten Flores Timur, NTT pada tahun 1893. Dia menjadi pemimpin militer lokal dan melawan Belanda pada tahun 1945. Dia juga ikut serta dalam Perang Pasir di Larantuka, Sikka, dan Maumere. Pada tahun 1962, Augustinus Moeliat diakui sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

G. T. Darmadi

G. T. Darmadi lahir di Desa Ritimae, Kecamatan Lelak, Kabupaten Flores Timur, NTT pada tahun 1901. Pada tahun 1945, dia mengaktifkan organisasi militer Pemuda Indonesia di Lembata dan berjuang melawan Belanda. Dia juga ikut serta dalam Perang Pasir di Larantuka, Sikka, dan Maumere. Pada tahun 1963, G. T. Darmadi diakui sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Paulus Mefo

Paulus Mefo lahir di Desa Oenagose, Kecamatan Lelak, Kabupaten Flores Timur, NTT pada tahun 1888. Dia menjadi pemimpin militer lokal dan melawan Belanda pada tahun 1945. Dia juga ikut serta dalam Perang Pasir di Larantuka, Sikka, dan Maumere. Pada tahun 1962, Paulus Mefo diakui sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Antonius Soedjono

Antonius Soedjono lahir di Desa Oebelo, Kecamatan Lelak, Kabupaten Flores Timur, NTT pada tahun 1914. Pada tahun 1945, dia mengaktifkan organisasi militer Pemuda Indonesia di Lembata dan berjuang melawan Belanda. Dia juga ikut serta dalam Perang Pasir di Larantuka, Sikka, dan Maumere. Pada tahun 1963, Antonius Soedjono diakui sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Kesimpulan

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa Flores telah menghasilkan banyak pahlawan nasional yang terkenal dan berjasa. Mereka telah menyumbangkan pengorbanan terbesar mereka untuk membela negara dan melindungi rakyatnya. Mereka diakui sebagai pahlawan nasional dan dipuja oleh masyarakat Indonesia.